https://e-jurnal.stie-yadika.ac.id/index.php/jtsyb/issue/feedJurnal Transparan Institut Teknologi dan Bisnis Yadika2026-07-16T13:37:30+00:00Harfiahani Indah Rakhma Ningtyasharfiahanityas@itbyadika.ac.idOpen Journal Systems<p class="" data-start="97" data-end="155"><strong data-start="97" data-end="118">Jurnal Transparan</strong> (ISN 2797-6009 Online | 2085-3327)</p> <ul data-start="156" data-end="942"> <li class="" data-start="156" data-end="231"> <p class="" data-start="158" data-end="231"><strong data-start="158" data-end="174">Jenis Jurnal</strong>: Jurnal akademik yang ditinjau sejawat (peer-reviewed)</p> </li> <li class="" data-start="232" data-end="294"> <p class="" data-start="234" data-end="294"><strong data-start="234" data-end="254">Frekuensi Terbit</strong>: Dua kali setahun (Juni dan Desember)</p> </li> <li class="" data-start="295" data-end="417"> <p class="" data-start="297" data-end="417"><strong data-start="297" data-end="313">Bidang Fokus</strong>: Akuntansi, Manajemen, Sosial, serta topik-topik relevan lainnya dalam dunia profesional dan akademik</p> </li> <li class="" data-start="418" data-end="544"> <p class="" data-start="420" data-end="544"><strong data-start="420" data-end="430">Tujuan</strong>: Pengembangan pengetahuan melalui diskusi ilmiah dan berbagi temuan-temuan terbaru dalam berbagai disiplin ilmu</p> </li> <li class="" data-start="545" data-end="674"> <p class="" data-start="547" data-end="674"><strong data-start="547" data-end="566">Proses Tinjauan</strong>: Naskah yang dikirimkan melalui proses tinjauan sejawat yang ketat untuk memastikan publikasi berkualitas</p> </li> <li class="" data-start="675" data-end="832"> <p class="" data-start="677" data-end="832"><strong data-start="677" data-end="689">Platform</strong>: Jurnal ini menyediakan platform bagi peneliti, akademisi, dan praktisi untuk berbagi pengetahuan dan inovasi dalam berbagai bidang keilmuan</p> </li> <li class="" data-start="833" data-end="942"> <p class="" data-start="835" data-end="942"><strong data-start="835" data-end="847">Komitmen</strong>: Mendorong perkembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia profesional</p> </li> </ul>https://e-jurnal.stie-yadika.ac.id/index.php/jtsyb/article/view/159A, The Effect of Payroll System, Financial Incentives, Overtime Pay, and Work Environment on Employee Performance2026-06-15T18:42:49+00:00Asmaul Khusnaasmaulhusnah250402@gmail.comDina Fahma Sari Dinadina.fahma@itbyadika.ac.id<p>Increasing competition in the workplace requires companies to improve employee performance through fair payroll systems, financial incentives, overtime wages, and a supportive work environment. This study aims to analyze the influence of payroll systems, financial incentives, overtime wages, and work environment on employee performance. A quantitative approach was employed with 92 respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed including validity, reliability, classical assumption, coefficient of determination, and hypothesis testing. The findings indicate that payroll systems, financial incentives, overtime wages, and work environment have a significant effect on employee performance, both simultaneously and partially. Financial incentives were found to be the most dominant factor influencing employee performance. Employee performance can be enhanced by optimizing financial incentives, implementing a fair and timely payroll system, providing appropriate overtime compensation, and creating a comfortable and conducive work environment</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 asmaul khusnah, Dina Fahma sari S.E, S.Pd, M.schttps://e-jurnal.stie-yadika.ac.id/index.php/jtsyb/article/view/141Analysis Of The Relationship Between Financial Technology (Fintech) And Financial Planning And Control Of Millennial Households 2026-04-09T05:25:50+00:00Beni Suciptobeni.sucipto@itebisdewantara.ac.idNurianahNurianah@itebisdewantara.ac.idNinis Umnastutininis@itebisdewantara.ac.id<p>This study aims to analyze the relationship between the use of Financial Technology (FinTech) and household financial planning and control among millennials running micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in the furniture sector in Mojowarno District, Jombang Regency. The development of FinTech provides various conveniences in financial management, but there are still gaps in its utilization, especially among MSMEs. This study uses a quantitative approach with a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to 50 millennial respondents who are MSME furniture operators, and analyzed using the Pearson correlation test and multiple linear regression. This study used SPSS Version 24 analysis tools. The results show a positive and significant relationship between FinTech use and household financial planning, as well as more effective financial control. These findings indicate that the use of FinTech plays an important role in supporting the financial stability of millennial households while increasing the efficiency of business financial management. This research is expected to become a basis for the development of digital financial education for MSMEs, especially in the furniture sector.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Beni Sucipto, Nurianah, Ninis Umnastutihttps://e-jurnal.stie-yadika.ac.id/index.php/jtsyb/article/view/152Peran Brand Image Dalam Memediasi Pengaruh Daya Tarik Konten Instagram Terhadap Repurchase Intention 2026-05-15T12:14:21+00:00I Wayan Adiantaraadiantara2207521116@unud.ac.idNi Made Purnamimadepurnami@unud.ac.id<p>Perkembangan teknologi mengubah gaya hidup dan perilaku belanja masyarakat hingga perusahaan harus berinovasi pada strategi pemasaran digital. Media sosial contohnya Instagram yang menampilkan konten visual cocok digunakan untuk menyajikan informasi mengenai berbagai produk perawatan kulit<em> (skincare) </em>untuk meningkatkan daya saingnya. Penelitian ini tujuannya untuk menganalisiskan peranan <em>brand image</em> didalam memediasikan pengaruh daya tarik konten Instagram terhadap <em>repurchase intentions </em>Garnier facewash di Kota Denpasar. Populasi didalam penelitian ini yaitu masyarakat yang berasal di Kota Denpasar yang mengetahui dan menggunakan merek Garnier facewash. Jumlah sampel didalam penelitian yaitu 110 responden yang dipilihkan memakai metode <em>non-probability sampling</em> pada teknik <em>purposive sampling</em>. Analisis data dilakukan menggunakan metode <em>Structural Equations Modeling</em> (SEM) berbasis <em>Partial Least Square</em> (PLS) dengan bantuan program SmartPLS. Hasil penelitian memberi suatu petunjuk jika daya tarik konten Instagram memiliki pengaruh positif serta signifikan pada <em>brand image</em> dan <em>repurchase intentions</em>. <em>Brand image</em> juga memiliki pengaruh signifikan pada <em>repurchase intentions</em> dan terbukti memediasikan hubungan diantara keduanya. Implikasi dari penelitian ini memperkuat bukti empiris jika daya tarik konten Instagram berperanan didalam membentuk <em>brand image</em> yang pada akhirnya memberi pengaruh pada <em>repurchase intentions</em>. Temuan ini bisa menjadi dasar strategis bagi manajemen Garnier didalam merancang program pemasaran dan peningkatan <em>brand image</em> yang lebih baik.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ni Made Purnami, I Wayan Adiantarahttps://e-jurnal.stie-yadika.ac.id/index.php/jtsyb/article/view/149Pengaruh Quick Rasio, Return On Equity, Debt To Equity Rasio, Dan Firm Size Terhadap Harga Saham Pertambangan Di Bursa Efek Indonesia 2026-05-11T12:23:44+00:00RAYHAN ABDUL AZIZrayhankngr555@gmail.comUFI RUMEFIufirumefi@itbyadika.ac.idHarfiani Indah Rahkma Ningtyasharfiahanityas@itbyadika.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>Quick Ratio (X1), Return on Equity (X2), Debt to Equity Ratio (X3), dan Firm Size (X4) </em>terhadap harga saham perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda pada data perusahaan pertambangan periode 2023–2024. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji simultan, uji parsial, serta koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan <em>Quick Ratio, Return on Equity, Debt to Equity Ratio, dan Firm Size</em> berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara parsial, <em>Quick Ratio dan Return on Equity</em> tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan <em>Debt to Equity Ratio</em> berpengaruh negatif signifikan <em>dan Firm Size</em> berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan sebagian variasi harga saham, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian mengenai faktor fundamental yang memengaruhi harga saham pada sektor pertambangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi investor dan manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi dan pengelolaan struktur keuangan perusahaan. Keterbatasan penelitian ini terletak pada periode pengamatan yang relatif singkat dan penggunaan variabel internal perusahaan yang belum sepenuhnya dapat menjelaskan dinamika perubahan harga saham.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 RAYHAN ABDUL AZIZ, UFI RUMEFI, Harfiani Indah Rahkma Ningtyashttps://e-jurnal.stie-yadika.ac.id/index.php/jtsyb/article/view/145Determinant Life Style, Financial Literacy, Social Environment Dan Media Sosial Terhadap Consumptive Behavior Generasi Z Di Kabupaten Pasuruan2026-05-06T22:28:24+00:00Mashudi Azrullah Hudimashudi@stie-yadika.ac.idKhamdan Suriyokkhamdan.suriyok@itbyadika.ac.idNinik Churniawatininikchurniawati@itbyadika.ac.id<p><em>The rapid development of digital technology has driven changes in various aspects of life, including consumption activities and the shopping behavior of society.</em> <em>This study aims to analyze the effect of lifestyle, financial literacy, social environment, and social media on the consumptive behavior of Generation Z in Pasuruan Regency. The research employs a quantitative approach using purposive sampling with 65 respondents categorized as Generation Z. Data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using SPSS, including validity tests, reliability tests, multiple linear regression, as well as t-test and F-test. The results show that lifestyle, financial literacy, social environment, and social media simultaneously have a significant effect on consumptive behavior. Partially, financial literacy, social environment, and social media have a positive and significant effect, while lifestyle has no significant effect. Financial literacy is identified as the most dominant variable influencing consumptive behavior. This study indicates that consumptive behavior is influenced not only by internal factors but also by external factors such as social environment and digital media development.</em></p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Mashudi Azrullah Hudihttps://e-jurnal.stie-yadika.ac.id/index.php/jtsyb/article/view/161Pengaruh Kompetensi Digital Dan Customer Relationship Management Terhadap Peningkatan Omzet Usaha Dengan Inovasi Produk Sebagai Variabel Moderasi Pada Umkm Di Kabupaten Pasuruan2026-06-24T04:29:41+00:00Khoirul Anwar anwarkhoirulanwar@itbyadika.ac.idKhamdan Suriyokkhamdan.suriyok@itbyadika.ac.idM. Mashudi Azrullah1mashudi@itbyadika.ac.id<p><em>The rapid development of digital technology and increasing business competition require Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to enhance their ability to utilize technology and build strong relationships with customers in order to improve business performance. Digital competence and Customer Relationship Management (CRM) are important factors that can support the increase of business turnover. This study aims to analyze the effect of digital competence and Customer Relationship Management (CRM) on business turnover growth, with product innovation serving as a moderating variable.</em></p> <p><em>This study employed a quantitative research approach using a survey method. The sampling technique used was purposive sampling targeting MSME owners. Data analysis was conducted using Moderated Regression Analysis (MRA) with the assistance of SPSS software.</em></p> <p><em>The results indicate that digital competence has a positive and significant effect on business turnover growth. Customer Relationship Management (CRM) also has a positive and significant effect on business turnover growth. Furthermore, product innovation is proven to moderate and strengthen the relationship between digital competence and business turnover growth, while also having a direct significant effect on business turnover growth; therefore, it is categorized as a quasi moderator. However, product innovation is unable to moderate the relationship between Customer Relationship Management (CRM) and business turnover growth, although it still has a direct significant effect on business turnover growth and is therefore categorized as a predictor moderator.</em></p> <p> </p> <p> </p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 khoirul anwarhttps://e-jurnal.stie-yadika.ac.id/index.php/jtsyb/article/view/143Faktor-Faktor Penentu Kepuasan Pelanggan Pada Usaha Kecil Menengah Berdasarkan Konsep Ekonomi Pengalaman2026-05-04T12:41:08+00:00Khamdan Suriyok Khamdanhamdan.suriyok@stie-yadika.ac.idNinik Churniawatininikchurniawati@itbyadika.ac.idIga Mawarniiga.mawarni@mhs.itbyadika.ac.id<p>Dalam persaingan UMKM kuliner yang semakin ketat, pelaku usaha tidak hanya dituntut menyediakan produk berkualitas, tetapi juga menciptakan pengalaman pelanggan yang baik. Konsep experience economy menekankan bahwa kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh pengalaman emosional, estetika, dan interaksi selama proses konsumsi. Pada Café Dobex Gresik, faktor harga, lokasi, dan desain tempat diduga memengaruhi kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, lokasi, dan desain tempat terhadap kepuasan pelanggan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 60 pelanggan yang telah melakukan pembelian minimal dua kali. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, koefisien determinasi, serta uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, lokasi, dan desain tempat secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara parsial, harga dan desain tempat berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan lokasi tidak berpengaruh signifikan. Desain tempat menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pengelolaan pengalaman pelanggan sebagai strategi peningkatan kepuasan pada UMKM kuliner.</p>2026-07-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Khamdan Suriyok Khamdan, Ninik Churniawati, Iga Mawarnihttps://e-jurnal.stie-yadika.ac.id/index.php/jtsyb/article/view/157Pengaruh Penerapan Green Accounting Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderasi2026-06-15T05:21:38+00:00Annisa Nursafitriannisasalsabillanursafitri@gmail.comUmi Setyoriniumi.setyorini@itbyadika.ac.id<p>Penerapan <em>green accounting</em> pada perusahaan pengelola sumber daya alam masih menjadi tantangan seiring meningkatnnya tuntutan terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan dan bertanggungjawab terhadap lingkungan. Selain itu, investor tidak hanya mempertimbangkan aspek lingkungan, tapi juga kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba sebagai dasar penilaian perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>green accounting</em> terhadap nilai perusahaan serta menguji peran profitabilitas dalam kekuatannya memoderasi hubungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling pada perusahaan pengelola sumber daya alam. Hasil analisis menunjukkan bahwa <em>green accounting</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, profitabilitas terbukti mampu memperkuat pengaruh <em>green accounting</em> terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan praktik <em>green accounting</em> yang didukung oleh kinerja keuangan yang baik dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong peningkatan nilai perusahaan.</p>2026-07-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Annisa Nursafitri, Umi Setyorinihttps://e-jurnal.stie-yadika.ac.id/index.php/jtsyb/article/view/150Strategi Pembiayaan Mitigasi Bencana Waterspout Berbasis Partisipasi Masyarakat Di Kawasan Wisata Pesisir Selatan Kabupaten Banyuwangi2026-05-12T08:20:58+00:00Irea Arrahimaarrahima@itebisdewantara.ac.id<p>Fenomena waterspout menjadi ancaman hidrometeorologi yang semakin berisiko bagi kawasan wisata pesisir karena terjadi secara tiba-tiba, sulit diprediksi, dan berdampak langsung terhadap aktivitas nelayan, wisata bahari, serta ekonomi masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pembiayaan mitigasi bencana waterspout berbasis partisipasi masyarakat di kawasan wisata pesisir selatan Kabupaten Banyuwangi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada Pantai Muncar, Pelabuhan Grajagan, Pantai Boom, Grand Watudodol, dan Pantai Lampon. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap nelayan, kelompok sadar wisata, dan pelaku UMKM wisata yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola partisipasi masyarakat, mekanisme pembiayaan komunitas, hambatan mitigasi, kolaborasi kelembagaan, dan kesiapsiagaan masyarakat pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan mitigasi masih didominasi mekanisme informal berbasis gotong royong, iuran komunitas, dan solidaritas sosial masyarakat pesisir. Keterbatasan dukungan pendanaan formal menyebabkan masyarakat membangun strategi mitigasi mandiri melalui jaringan komunitas lokal. Penelitian ini menawarkan perspektif baru melalui integrasi pembiayaan mitigasi berbasis komunitas dengan pendekatan thematic analysis pada kawasan wisata pesisir yang rentan terhadap fenomena waterspout. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian community-based disaster budgeting sebagai model mitigasi partisipatif pada kawasan wisata pesisir rawan bencana hidrometeorologi.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Irea Arrahimahttps://e-jurnal.stie-yadika.ac.id/index.php/jtsyb/article/view/147Pengaruh Kualitas Produk Dan Inovasi Produk Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Umkm Di Kecamatan Klojen Kota Malang2026-05-08T02:32:57+00:00Djoko Prasetyo Meinarto Djokodjoko.prasetyo@stie-yadika.ac.idKhamdan Suriyokkhamdan.suriyok@itbyadika.ac.idNinik Churniawatininikchurniawati@itbyadika.ac.id<p><em>This study aims to analyze the effect of product quality and product innovation on consumer satisfaction in MSMEs in Klojen District, Malang City. This study uses a quantitative approach with descriptive and associative methods. The research data was obtained by distributing questionnaires to 82 respondents who were consumers who had purchased MSME products in the area. The data analysis techniques used include validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, coefficient of determination, and hypothesis testing using F and t tests. The results show that product quality and product innovation simultaneously have a significant effect on customer satisfaction. Partially, product quality has a positive and significant effect on consumer satisfaction, while product innovation has no significant effect. The product quality variable is the most dominant factor in influencing consumer satisfaction. The coefficient of determination value shows that 31.1% of consumer satisfaction variation can be explained by product quality and product innovation, while the rest is influenced by other factors outside the scope of this study. The results of this study indicate that improving product quality is an important strategy for MSMEs in increasing consumer satisfaction</em></p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Djoko Prasetyo Meinarto Djokohttps://e-jurnal.stie-yadika.ac.id/index.php/jtsyb/article/view/162Marketing Network dan Media Sosial Terhadap Keunggulan Bersaing UMKM Kuliner. Mediasi: Open Innovation2026-06-24T12:54:19+00:00Anis Nusronanisnusron@itbyadika.ac.idZuhda Siti Salwazuhdasilla@gmail.comSyah Aminurrohmansyah.aminurrohman@mhs.itbyadika.ac.idBagus Hari Sugihartobagushs@itbyadika.ac.idMoh Aliffudin Alfanaliffudinalfan@gmail.com<p>Bisnis kuliner mengalami pertumbuhan pesat dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional, Dilansir dari laman Badan Pusat Statistik menyebutkan sektor ekonomi kreatif mampu menyerap total 27,40 juta jiwa (18,70% dari total tenaga kerja nasional) fenomena yang terjadi di Kabupaten Pasuruan propinsi Jawa Timur, berdasar data BPS tahun 2024 menyebutkan sebagian besar penduduk di Kabupaten Pasuruan yang bekerja berstatus sebagai buruh/karyawan/pegawai mencapai 385.445 orang. Jumlah ini jauh melampaui mereka yang memilih berusaha sendiri, yang hanya berjumlah 222.200 orang. Perbedaan ini mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memilih bekerja sebagai karyawan daripada menjadi wirausahawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh marketing network, media sosial dan open innovation terhadap keunggulan bersaing, untuk mengetahui pengaruh marketing network dan media sosial terhadap open innovation dan untuk mengetahui pengaruh marketing network dan media sosial terhadap keunggulan bersaiing dengan mediasi open innovation. Jumlah sampel dalam penelitian ini 120 responden dan analisis data menggunakan aplikasi WarpPLS. Hasil penelitian menunjukkan marketing network tidak mempengaruhi keunggulan bersaing, media sosial berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing, marketing network berpengaruh signifikan terhadap open innovation, namun media sosial tidak mempengaruhi open innovation, open innovation berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing. Hasil penelitian secara tidak langsung menunjukkan open innovation mampu memediasi pengaruh marketing network terhadap keunggulan bersaing, namun open innovation tidak memediasi pengaruh media sosial terhadap keunggulan bersaing.</p> <p> </p> <p>The culinary business is experiencing rapid growth and is contributing to the national economy. Reporting from the Central Statistics Agency website states that the creative economy sector is capable of absorbing a total of 27.40 million people (18.70% of the total national workforce). This phenomenon occurs in Pasuruan Regency, East Java Province. Based on BPS data in 2024, the majority of residents in Pasuruan Regency who work have the status of workers/employees/employees reaching 385,445 people. This number far exceeds those who choose to do it themselves, which is only 222,200 people. This significant difference reflects people's tendency to choose to work as employees rather than become entrepreneurs. The aim of this research is to determine the influence of marketing networks, social media and open innovation on competitive advantage, to determine the influence of marketing networks and social media on open innovation and to determine the influence of marketing networks and social media on competitive advantage through the mediation of open innovation. The number of samples in this study was 120 respondents and data analysis used the WarpPLS application. The research results show marketing network does not affect competitive advantage, social media has a significant effect on competitive advantage, marketing network has a significant effect on open innovation, but social media does not affect open innovation, open innovation has a significant effect on competitive advantage. The research results indirectly show that open innovation is able to mediate the influence of marketing networks on competitive advantage, but open innovation does not mediate the influence of social media on competitive advantage.</p>2026-07-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Anis Nusron, Zuhda Siti Salwa, Syah Aminurrohman, Bagus Hari Sugiharto, Moh Aliffudin Alfanhttps://e-jurnal.stie-yadika.ac.id/index.php/jtsyb/article/view/144Strategi Pengembangan Usaha Pada Umkm Keluarga Dalam Menghadapi Perubahan Pasar Pada Pengusaha Bunga Sedap Malam Di Rembang Pasuruan2026-05-06T02:59:34+00:00Ishak Ishakishak@stie-yadika.ac.id Khamdan Suriyokkhamdan.suriyok@itbyadika.ac.idNinik Churniawatininikchurniawati@itbyadika.ac.id<p><em>Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in the national economy, particularly in creating employment opportunities, increasing community income, and promoting regional economic growth. Many MSMEs in Indonesia develop as family businesses that are managed and sustained across generations. This study aims to analyze business development strategies of family-based MSMEs in facing market changes, particularly among night-blooming jasmine (tuberose) entrepreneurs in Rembang District, Pasuruan Regency. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The informants include business owners, involved family members, and flower traders or collectors. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, with triangulation techniques to ensure data validity.</em></p> <p><em>The results indicate that business development strategies include maintaining product quality, implementing simple innovations in packaging, and utilizing both traditional and digital marketing methods. Family-based business management provides advantages in cost efficiency and trust, although it still faces limitations in managerial systems. In addition, entrepreneurs encounter several challenges such as price fluctuations, changes in market demand, business competition, and weather-related factors.</em></p> <p><em>The study concludes that the success of business development is not only determined by product quality but also by the ability of MSME actors to adapt to market changes through appropriate strategies.</em></p> <p> </p>2026-07-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ishak Ishak