Pengaruh Perencanaan Pajak dan Mekanisme Corporate Governance terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.53567/jtrans.v17i2.130Keywords:
perencanaan pajak, corporate governance, manajemen laba, komisaris independen, kepemilikan institusionalAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perencanaan pajak dan mekanisme corporate governance terhadap manajemen laba pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Latar belakang penelitian berangkat dari tingginya risiko praktik pelaporan oportunistik di sektor pertambangan yang dipengaruhi oleh kompleksitas biaya, volatilitas harga komoditas, serta kelemahan pengawasan tata kelola. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi perusahaan pertambangan periode 2020–2022. Sampel dipilih melalui purposive sampling dan diperoleh 17 perusahaan dengan total 51 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pajak, komisaris independen, dan kepemilikan institusional berpengaruh signifikan dalam menekan praktik manajemen laba, sedangkan komite audit tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi kebijakan perpajakan dan penguatan tata kelola untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mekanisme pengawasan yang efektif mampu memperkecil peluang perilaku manajerial opportunistic dalam pelaporan keuangan.
References
Allingham, M. G., & Sandmo, A. (1972). Income tax evasion: A theoretical analysis. Journal of Public Economics, 1(3–4), 323–338. https://doi.org/10.1016/0047-2727(72)90010-2
Anggraini, D., & Putra, Y. (2022). Penghindaran pajak pada perusahaan pertambangan: Peran tekanan biaya dan volatilitas komoditas. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 14(2), 155–170.
Ardiansyah, M., & Mulyani, S. (2023). Pengawasan fiskal dan kepatuhan pajak terhadap manipulasi akrual. Jurnal Perpajakan Indonesia, 7(1), 45–60.
Dechow, P. M., Ge, W., & Schrand, C. (2010). Understanding earnings quality: A review of the proxies, their determinants, and their consequences. Journal of Accounting and Economics, 50(2–3), 344–401.
Healy, P. M. (1985). The effect of bonus schemes on accounting decisions. Journal of Accounting and Economics, 7(1–3), 85–107. https://doi.org/10.1016/0165-4101(85)90029-1
Healy, P. M., & Wahlen, J. M. (1999). A review of the earnings management literature and its implications for standard setting. Accounting Horizons, 13(4), 365–383.
Hidayat, R., & Sari, P. (2021). Income smoothing pada perusahaan pertambangan: Dampak volatilitas harga komoditas. Jurnal Keuangan dan Bisnis, 13(2), 98–112.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.
Lestari, D., & Widodo, A. (2021). Efektivitas mekanisme pengawasan internal dalam menekan manajemen laba. Jurnal Akuntansi Indonesia, 10(1), 45–58.
Lubis, A., & Pratiwi, D. (2022). Kelemahan tata kelola dan risiko fraud pelaporan keuangan. Jurnal Audit dan Forensik, 8(2), 112–126.
Midiastuty, P. P., & Machfoedz, M. (2019). Analisis kepemilikan institusional dan kualitas laba. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 10(3), 456–470.
Muzaqi, Q. A. (2023). Pengaruh tax planning dan manajemen laba terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai pemoderasi. Proceedings SIMBA, 4855.
Nguyen, Q., et al. (2024). Corporate governance and earnings management: Evidence from Vietnamese listed firms. Journal of Corporate Governance Studies, 34(2), 112–135. https://doi.org/10.1016/j.jcgs.2024.05.004
OECD. (2015). G20/OECD Principles of Corporate Governance. OECD Publishing.
Polgan Owner. (2021). Volatilitas komoditas dan risiko manipulasi laporan keuangan pada perusahaan pertambangan. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, 15(3), 221–234.
Putri, A., Santoso, B., & Wijaya, K. (2021). Tax planning dan fleksibilitas pelaporan keuangan pada perusahaan pertambangan. International Journal of Law and Economics Review, 5(2), 88–102.
Rahmawati, S., & Sugiarto, T. (2022). Tax planning, penghindaran pajak, dan implikasinya terhadap manajemen laba. UNIMMA Journal of Accounting, 7(1), 33–47.
Rakhmawati, N., & Sudirman, B. (2023). Kompleksitas biaya dan risiko manipulasi laporan keuangan pada perusahaan pertambangan. Jurnal KDI, 6(1), 77–91.
Siregar, S., & Lestari, A. (2022). Income smoothing pada perusahaan pertambangan akibat fluktuasi harga komoditas. SDGs Review Journal, 4(2), 144–159.
Sondakh, T., & Kurniawan, H. (2023). Efektivitas komite audit dan variabilitas kualitas pelaporan keuangan. Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas, 9(1), 1–15.
Suandy, E. (2011). Perencanaan Pajak. Salemba Empat.
Sweeney, A. P. (1994). Debt‐covenant violations and managers’ accounting responses. Journal of Accounting and Economics, 17(3), 281–308. https://doi.org/10.1016/0165-4101(94)90030-2
Syahputra, F., & Nurfadila, R. (2023). Penghindaran pajak pada perusahaan pertambangan. Jurnal Perpajakan Indonesia, 5(2), 87–101.
Transparency International Indonesia. (2024). Laporan Transparansi Beneficial Ownership Sektor Ekstraktif 2024. Transparency International Indonesia.
Watts, R. L., & Zimmerman, J. L. (1986). Positive Accounting Theory. Prentice Hall.
Wicaksono, Y., & Lestari, M. (2020). Pengelolaan laba perusahaan pertambangan dalam kondisi ketidakpastian ekonomi. Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 12(4), 301–319.
Yusuf, A., Hadi, S., & Kurniawan, D. (2021). Cost structure and reporting integrity in extractive industries. Atlantis Press: Advances in Economics, 32(1), 112–120.
Zimmerman, J. L. (1983). Taxes and firm size. Journal of Accounting and Economics. 5, 119-149
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 R. Yudi Sidharta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
